Create your blog and photo album with postbit
Create your blog and photo album

Create new post

Content:

Upload a picture:
Tags (keywords separated by comma)

Save Cancel
scarborough52outzen:   Followers: 0 ; Following: 0


Tutorial Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola


Ketika menyaksikan pertandingan sepakbola di layar paras kita kadang kala disajikan kampanye tebak skor yang dijalani para empu. Walau memikat, saya gak percaya memotong skor ialah sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Berbeda dengan menebak siapa tim yang bakal menang -- atau bahwa pertandingan dengan berakhir beserta seri. Mereka seperti itu reguler saja dikerjakan, walau dalam akhirnya bola itu luncai sehingga pemimpin pun acap kali khilaf diprediksi. Mengapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

kunjungi website Melalui vokal ini hamba akan dukung beberapa trik membuat antisipasi yang tertentu. Bukan berarti saya selalu benar di dalam memprediksi satu pertandingan. Pasti lah tidak, walaupun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) hamba memiliki rekor kebenaran bayangan yang cukup tinggi: pada umumnya 3 mulai 4 antisipasi saya sesuai kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, aku memprediksi bakal terjadi All German pucuk di Perhubungan Champions. Dalam final, dikategorikan di depan beribu-ribu warga Surabaya yang tumpah sebuah acara nonton bareng, saya menenung Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu penguasaan. Sebelum itu saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Terakhir, saya mencari Belanda bakal mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan di sini adalah; antisipasi bisa sah bisa lengah, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap aja tidak mampu diprediksi secara 100%, makin prediksi mengenai skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi mumbul tajam.

Saya ajak Engkau untuk menelaah beberapa bayangan terakhir beta guna menerangkan beberapa rukun penting yang saya yakin akan bernilai bagi Anda saat menguji memprediksi festival.

Di antara antisipasi yang beta sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walaupun demikian tersedia logika di belakang antisipasi tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Tumpuan masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Atas media asing saya merekam kabar bahwa Ronaldo dan Mourinho juga tidak akur (berita hal hal tersebut baru keluar di Indonesia beberapa saat lalu). Guna pelatih saya paham resmi arti kesejahteraan tim di dalam dan di luar vak dan dampaknya bagi prestasi tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang lumayan on fire, yang menciptakan saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips prediksi 1: Pertimbangkan suasana di tim, paling utama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain pantas terus rapi tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker demi menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen menjimbit lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau keuletan keseluruhan menjulang juga harus dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Nusantara saya menentang hati nurani. Secara subjektif saya membela Nusantara tentunya. Namun, saat memakai kacamata berpanggilan objektivitas, aku semua tetap setuju bahwa Belanda tersendiri di buat Indonesia. Lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia mau bermain melimpah gairah, dengan demikian akan mampu mereduksi perlawanan kualitas. Menjadi, skor tipis atau buntal bisa aja diprediksi beserta sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela satu tim ketika membuat dugaan. Kita mahir selalu berpikir tim mahkota kita menang, tapi tatkala membuat dugaan tentu logika harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menduga di satu buah media peluang tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kesempatan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund bertolak pada fakta-fakta ini. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut merampok dan benar-benar benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan bukti yang lain adalah salah satu tiruan dari sekian banyak siasat fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan layak menjadi landasan membuat satu buah prediksi pertandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan terlintas bertahun-tahun ke belakang. Karena sejarah statistik Dortmund memang raya saat menggulung Bayern, tidak sedikit yang lalu menilai BVB akan siap mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini menumpurkan. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik mula musim pula biar tidak dapat dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan jurang kedua menyunggi yang paling dekat secara saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena prediksi saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak mohon saya meneka berbagai pertentangan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau aku tolak secara alasan tenang paham menyerempet kekuatan kedua tim. Kausa saya berikut senafas beserta tips bayangan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi laporan dan wawasan yang bagus mengenai menyunggi atau perkongsian tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari memproduksi prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar tentang semua perkongsian yang terselip. Akui sekadar.

Tips bayangan 7: Kita juga bukan seharusnya meneroka setiap festival. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Dikau deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjimbit menurut Anda 50-50. Lamun sudah amat tahan muncul, hindari mendesak diri menghasilkan prediksi. Secara demikian prosentase kejituan perkiraan anda hendak meningkat.

Masih banyak pertimbangan lainnya yang bisa serta patut dikenakan dalam menciptakan sebuah antisipasi yang berkelas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh kesahan prediksi itu. Sebuah prediksi yang berkelas, baik sah maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Post by scarborough52outzen (2017-03-21 14:07)

Post your comment:

Name: Email: Site:


| Explore users | New posts | Create your blog | Create your photo album |
| About Postbit | Our blog | Terms of use | Contact Postbit |


Copyright © 2017 - postbit.com